| Pada tanggal 2 September 2005 di
Berlin, Jerman, Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Mar’ie
Muhammad dan Presiden Palang Merah Jerman (GRC-German Red Croos
Society), Dr. rer.pol.h.c. Rudolf Seiters di Gedung Palang Merah
Jerman menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Dukungan
bagi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tsunami di Aceh dan
Sumatera Utara. Acara penandatanganan MoU dimaksud telah disaksikan
oleh Duta Besar RI untuk Jerman, Makmur Widodo
Dalam pertemuan dimaksud, Dr. rer.pol.h.c. Rudolf Seiters
mengemukakan bahwa GRC setelah kejadian bencana alam tsunami
di Indonesia menaruh perhatian yang besar dan terus berhubungan
erat dengan PMI membantu para korban tsunami di Aceh dan Sumatera
Utara.
Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad meyampaikan bahwa kerjasama
yang tebina dengan GRC diharapkan tidak hanya terfokus pada
bencana alam tsunami tetapi dapat diperluas dengan penanggulangan
bencana alam yang lain, seperti yang terjadi di Flores dan
Papua; dan perlu peningkatan aspect capacity building yang
merupakan kunci utama didalam implementasikan program penanganan
bencana alam dimanapun berada.
Pada kesemptan tersebut, Duta Besar, Makmur Widodo mengemukakan
bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jerman siap membantu
memperlancar kerjasama antar institusi Palang Merah kedua
negara; dan menegaskan kembali terima kasih dan penghargaan
Indonesia kepada Pemerintah dan masyarakat Jerman serta GRC.
MoU tersebut a.l. berisikan kesepakatan antar PMI dan GRC
dimana masing-masing pihak saling menguatkan kapasitasnya
untuk membantru program-program serta pelayanan berkualitas
secara efektif; bekerjasama dalam semangat saling percaya,
kerjasama dan jalinan kemitraan yang setara guna menanggapi
kebutuhan korban yang terkena dampak langsung maupun yang
tidak dalam gempa bumi dan tsunami yang melanda Propinsi Nanggroe
Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias, Sumatera Utara.
Dalam MoU tersebut juga disebutkan bahwa GRC sepakat untuk
menyediakan pendanaan program sesuai dengan anggaran tertentu
untuk setiap perjanjian proyek yang ditandatangani oleh para
Mitra; menyediakan dukungan teknis dan manajerial berdasarkan
konsultasi yang erat dengan PMI; dan bersama-sama bertanggung
jawab dengan PMI dalam hal perencanaan dan monitoring program-program
GRC.
Berlin, 2 September 2005
|