Siaran Pers
Indonesia-Jerman Kembangkan Kerjasama Investasi Industri Kelapa Sawit
Dubes RI Berlin Tutup Ajang Kompetisi Olah Raga dan Silaturahmi Terbesar Antar Pelajar Indonesia di Jerman
Dubes RI Berlin Lepas Peserta Beasiswa Dharmasiswa dari Jerman
Kesempatan bekerja di Jerman terbuka bagi tenaga kerja Indonesia
Indonesia Paling Dimininati Pengunjung Open House All Nations Festival 2010 di Berlin
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Indonesia-Germany Interfaith Dialogue and Promoting Acamedic Cooperation
Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Penyergapan dan Aksi Kekerasan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
Studienkolleg
 Apa itu Studienkolleg ?
 
Studienkolleg adalah jenjang pendidikan persamaan yang diberikan ke calon mahasiswa asing sebelum memasuki UNI atau FH.

Karena sistem pendidikan Pra Perguruan Tinggi di Indonesia hanya memerlukan waktu 12 tahun sementara di Jerman memerlukan waktu tempuh 13 tahun, maka semua lulusan SLTA Indonesia diwajibkan untuk mengikuti proses penyamaan di Studienkolleg selama 1 tahun. Proses penyamaan ini tidak dikenakan kepada calon mahasiswa dari negara-negara yang menganut sistem pendidikan Pra Perguruan Tinggi selama 13 tahun sebagaimana di Jerman.

Pada jenjang Studienkolleg ini, kepada calon mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih satu dari lima program yang ada sesuai dengan jurusan yang akan dipilihnya kelak. Perlu dicatat bahwa semua perkuliahan pada jenjang Studienkolleg diberikan dalam Bahasa Jerman.

Kelima program tersebut adalah:

 
1. T-kurs. Program ini ditujukan untuk mereka-mereka yang ingin melanjutkan studi ke jurusan teknik, matematika atau IPA (selain biologi dan kedokteran). Selama menjalani program ini, kepada mereka diberikan pelajaran-pelajaran Bahasa Jerman, Matematika (termasuk didalamnya ilmu komputer), Fisika dan Kimia.
   
2. M-kurs. Program ini ditujukan bagi mereka-mereka yang akan meneruskan ke jurusan kedokteran atau biologi (termasuk bioteknologi). Selama menjalani program ini, kepada mereka diberikan pelajaran-pelajaran Bahasa Jerman, Biologi, Matematika, Fisika dan Kimia.
   
3. W-kurs. Program ini ditujukan bagi mereka-mereka yang akan melanjutkan ke jurusan ekonomi atau ilmu sosial. Selama mengikuti program ini, kepada mereka diberikan pelajaran-pelajaran Bahasa Jerman, Matematika (termasuk didalamnya ilmu komputer), Ekonomi, Bahasa Inggris, Sejarah/Geografi/IPS.
   
4. G-kurs. Program ini ditujukan bagi mereka-mereka yang akan meneruskan ke jurusan Humaniora, Seni serta Bahasa dan Sastra Jerman. Selama menjalani program ini, kepada mereka diberikan pelajaran-pelajaran Bahasa Jerman, Sejarah, Kesusasteraan Jerman, Bahasa Inggris, Ilmu Sosial/Geografi.
   
5. S-kurs. Program ini ditujukan kepada mereka-mereka yang akan meneruskan ke jurusan ilmu bahasa dan sastra (selain Sastra Jerman). Selama menjalani program ini, kepada mereka diberikan pelajaran-pelajaran Bahasa Jerman, Sejarah, Bahasa Asing ke-2 dan ke-3, Kesusasteraan Jerman, Ilmu Sosial/Geografi.
   
 Studienkolleg di UNI dan FH
 
Studienkolleg tidak diberikan oleh semua UNI dan FH, tetapi hanya oleh sebagian saja. Daftar lengkap UNI dan FH yang menyediakan program Studienkolleg dapat dilihat di Daftar Studienkolleg.

Studienkolleg FH dimaksudkan untuk memberikan bekal sebelum calon mahasiswa asing masuk ke FH, sementara Studienkolleg UNI memberikan bekal kepada calon mahasiswa asing untuk masuk ke UNI. Karena tujuannya berbeda, maka materi-materi yang diberikan pun juga berbeda penekanannya.

Hal penting yang perlu dicatat adalah „Lulusan Studienkolleg FH tidak diperkenankan melanjutkan UNI, sedangkan lulusan Studienkolleg UNI boleh melanjutkan ke FH“. Oleh karena itu, calon mahasiswa harus benar-benar mempertimbangkan masak-masak pilihan Universitasnya sebelum memilih Studienkolleg. Kalau seseorang belum yakin akan memilih UNI atau FH, maka kepadanya lebih disarankan untuk memilih Studienkolleg yang diberikan oleh UNI.

Daftar Studienkolleg dan alamat lengkap!

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman