| Ada banyak jalan untuk
berdarmawisata mengelilingi Indonesia sebanyak pulau yang ada.
Lebih dari 30 maskapai penerbangan internasional terbang melintasi
Indonesia, transport laut seperti speedboat dan jetfoil dapat
digunakan dari Singapura menuju pulau terdekat Sumatera, Jawa,
Bali, Lombok dan pulau-pulau lainnya di bagian timur Indonesia.
Untuk meningkatkan kebijakan pengembangan pariwisata, pemerintah
berusaha keras mengembangkan industri pariwisata negara dengan
menciptakan suasana yang ramah, mendorong kemajuan sarana
penginapan dan sarana pariwisata lainnya dengan mengintensifkan
program-program yang terencana, membangun infrastruktur yang
menunjang serta mempromosikan negara sebagai sebuah tujuan
wisata kelas dunia. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki
potensi menjadi tujuan berlayar dengan 80.000 km garis pantai
dan luas lautan yang empat kali lebih luas dari luas daratan
yang dimilikinya.
Bebatuan karang Indonesia adalah yang paling bervariasi dan
terpenting bagi ekosistem dunia. Bebatuan karang terbaik terletak
di Wakatobi, sementara jenis-jenis spesies ikan yang langka
dapat ditemukan sekitar pulau Komodo, Teluk Tomini dan Bunaken.
Tempat wisata maritim terbaik lainnya adalah Pulau Peucang
dan Pulau Panaitan yang terletak di semenanjung daerah cagar
Ujung Kulon, Jawa Barat. Daerah batuan karang lainnya adalah
Tangkoko Batuangus di Sulawesi Utara, Pulau Kasa yang terletak
dekat Ambon di Provinsi Maluku serta batuan karang di Bali
Barat, Bali. Selain hal di atas, candi Borobudur masih menjadi
salah satu potensi atraksi wisata bagi pengembangan lokasi
tujuan wisata yang terkait bidang keagamaan.
Pemerintah telah menciptakan 116 daerah wisata yang tersebar
di sepanjang negara. Satu daerah telah beroperasi secara menyeluruh,
9 daerah masih beroperasi secara parsial, 8 daerah dalam perbaikan
dan 83 daerah lainnya sedang dalam tahap perencanaan. Sejauh
ini terdapat lebih dari 458 tujuan dan atraksi wisata yang
telah didata serta sedang ditingkatkan.
|