Siaran Pers
Indonesia-Jerman Kembangkan Kerjasama Investasi Industri Kelapa Sawit
Dubes RI Berlin Tutup Ajang Kompetisi Olah Raga dan Silaturahmi Terbesar Antar Pelajar Indonesia di Jerman
Dubes RI Berlin Lepas Peserta Beasiswa Dharmasiswa dari Jerman
Kesempatan bekerja di Jerman terbuka bagi tenaga kerja Indonesia
Indonesia Paling Dimininati Pengunjung Open House All Nations Festival 2010 di Berlin
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Indonesia-Germany Interfaith Dialogue and Promoting Acamedic Cooperation
Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Penyergapan dan Aksi Kekerasan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
- Berita -
 

 

23 Pebruari 2009

Turis Jerman ke Bali Naik 21 Persen

Wisatawan Jerman yang berwisata ke Bali tercatat 82.827 orang selama tahun 2008, meningkat 11.608 orang atau 21,11 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 68.275 orang.

"Mereka yang datang lewat Bandara Ngurah Rai Bali 81.781 orang dan lewat pelabuhan laut 905 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Kamis (19/2).

Ia mengatakan, wisman dari Jerman ke Bali mempunyai andil 4,15 persen dari total wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata sebanyak 1.992.299 orang atau meningkat 19,40 persen dibanding tahun sebelumnya tercatat 1.668.531 orang.

Jerman menempati posisi kedelapan dari sepuluh negara pemasok terbesar wisatawan ke Bali, yang diharapkan di masa-masa mendatang warganya lebih banyak ke Bali untuk menikmati seni budaya dan panorama alam.

Negara yang paling banyak memasok wisatawan ke Bali adalah Jepang dengan 359.827 orang atau 18,06 persen, disusul Australia sebanyak 313.313 orang, jumlah itu meningkat 108.108 orang atau 52,68 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 205.205 orang.

Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan 134.909 orang (6,77 persen), China 131.319 orang (6,59 persen), Taiwan 130.449 orang (6,55 persen), Malaysia 129.727 orang (6,51 persen).

Inggris menempati urutan ketujuh dengan 82.827 orang (4,16 persen), Perancis 77.379 orang (3,88 persen), Amerika Serikat 68.619 orang (3,44 persen), dan wisatawan dari berbagai negara lainnya 481.244 orang (24,16 persen).

Ida Komang Wisnu menjelaskan, pariwisata Bali selama 2008 menghasilkan devisa 2,2 miliar dollar AS atau sedikitnya mencapai Rp 2,2 triliun. Hal itu didasarkan atas pengeluaran wisatawan untuk tidur di hotel, makan di restoran, transportasi, rekreasi, dan membeli cinderamata rata-rata 1.178 dollar per orang sehari.

"Devisa dari sektor pariwisata itu cukup besar artinya untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali," ujar Ida Komang wisnu.

Sumber : Kompas.com

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman