23 Pebruari 2009
Turis Jerman ke Bali Naik 21 Persen
Wisatawan Jerman yang berwisata ke Bali tercatat
82.827 orang selama tahun 2008, meningkat 11.608 orang atau
21,11 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 68.275
orang.
"Mereka yang datang lewat Bandara Ngurah
Rai Bali 81.781 orang dan lewat pelabuhan laut 905 orang,"
kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida
Komang Wisnu di Denpasar, Kamis (19/2).
Ia mengatakan, wisman dari Jerman ke Bali mempunyai
andil 4,15 persen dari total wisatawan yang berkunjung ke
Pulau Dewata sebanyak 1.992.299 orang atau meningkat 19,40
persen dibanding tahun sebelumnya tercatat 1.668.531 orang.
Jerman menempati posisi kedelapan dari sepuluh
negara pemasok terbesar wisatawan ke Bali, yang diharapkan
di masa-masa mendatang warganya lebih banyak ke Bali untuk
menikmati seni budaya dan panorama alam.
Negara yang paling banyak memasok wisatawan ke
Bali adalah Jepang dengan 359.827 orang atau 18,06 persen,
disusul Australia sebanyak 313.313 orang, jumlah itu meningkat
108.108 orang atau 52,68 persen dibanding tahun sebelumnya
yang tercatat 205.205 orang.
Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan
134.909 orang (6,77 persen), China 131.319 orang (6,59 persen),
Taiwan 130.449 orang (6,55 persen), Malaysia 129.727 orang
(6,51 persen).
Inggris menempati urutan ketujuh dengan 82.827
orang (4,16 persen), Perancis 77.379 orang (3,88 persen),
Amerika Serikat 68.619 orang (3,44 persen), dan wisatawan
dari berbagai negara lainnya 481.244 orang (24,16 persen).
Ida Komang Wisnu menjelaskan, pariwisata Bali
selama 2008 menghasilkan devisa 2,2 miliar dollar AS atau
sedikitnya mencapai Rp 2,2 triliun. Hal itu didasarkan atas
pengeluaran wisatawan untuk tidur di hotel, makan di restoran,
transportasi, rekreasi, dan membeli cinderamata rata-rata
1.178 dollar per orang sehari.
"Devisa dari sektor pariwisata itu cukup
besar artinya untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat Bali," ujar Ida Komang wisnu.
Sumber : Kompas.com |