Siaran Pers
Road Show promosi peluang usaha dan investasi di jantung industri Jerman
Indonesia All Out sambut ITB Berlin 2010
Peneliti Max Planck Institute Jerman kagum dan terkesan dengan kehidupan masyarakat Papua yang semakin maju
Duta Besar RI di Jerman menjadi pembicara dalam diskusi panel "Asia and Europe - Partnership for the 21 Century" di Jacobs University Bremen
Badai salju tak halangi promosi wisata Indonesia
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Round-Up: WOC 2009 lahirkan Deklarasi Manado
WOC - 75 negara adopsi Deklarasi Kelautan Manado
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
- Berita -
 

 

20 Oktober 2009

Yudhoyono-Boediono Resmi Jadi Presiden DAN waKIL PresIDEN

Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono resmi dilantik oleh MPR sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk masa jabatan 2009-2014 terhitung sejak 20 Oktober 2009.

Dalam Sidang Paripurna MPR yang dipimpin Ketua MPR Taufiq Kiemas di Gedung DPR/MPR/DPD di Senayan Jakarta, Selasa, Yudhoyono dan Boediono menandatangani berita acara pelantikan. Berita acara tersebut kemudian ditandatangani oleh jajaran pimpinan MPR.

Sebelum menandatangani berita acara pelantikan, Presiden dan Wapres yang terpilih dalam Pilpres 2009 itu terlebih dulu mengucapkan sumpah dan janji sebagai Presiden dan sebagai Wakil Presiden yang dipandu Ketua Mahkamah Agung Arifin Tumpa.

Selain itu, PM Malaysia Najib Tun Razak, PM Singapura Lee Hsien Long, dan Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Di samping itu, Menteri Lingkungan Hidup Amerika Serikat Lisa P Jackson dan utusan Republik Ceko Hynek Kmonichek.

Sedangkan untuk pengamanan di dalam gedung diberlakukan pengamanan protokoler istana. "Karena banyak tamu yang datang dari dalam dan luar negeri. Semuanya harus dijaga," kata Edy.

Totalnya, sebanyak 1.339 peliput mengabadikan pelantikan tersebut. "Sebanyak 86 media cetak nasional, 12 radio nasional, 22 TV nasional, 30 media internet yang meliput acara tersebut. Sementara dari media asing, tercatat 13 media cetak asing, 4 radio asing, 18 televisi asing dan satu media internet asing," katanya.

Sumber : indonesia.go.id

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman