Siaran Pers
Indonesia-Jerman Kembangkan Kerjasama Investasi Industri Kelapa Sawit
Dubes RI Berlin Tutup Ajang Kompetisi Olah Raga dan Silaturahmi Terbesar Antar Pelajar Indonesia di Jerman
Dubes RI Berlin Lepas Peserta Beasiswa Dharmasiswa dari Jerman
Kesempatan bekerja di Jerman terbuka bagi tenaga kerja Indonesia
Indonesia Paling Dimininati Pengunjung Open House All Nations Festival 2010 di Berlin
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Indonesia-Germany Interfaith Dialogue and Promoting Acamedic Cooperation
Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Penyergapan dan Aksi Kekerasan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
- Berita -
 

 

5 Januari 2009

Pemerintah Indonesia tegaskan kembali agar Israel segera hentikan agresi militer di Jalur Gaza

1. Pemerintah Republik Indonesia menegaskan kembali seruannya kepada pihak Israel untuk segera menghentikan agresi militer di Jalur Gaza.

2. Pemerintah RI selanjutnya meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) yang kini tengah bersidang untuk secara bulat menyepakati suatu resolusi yang mewajibkan penghentian permusuhan oleh kedua belah pihak serta menghidupkan kembali gencatan senjata yang dimonitor oleh Tim Pengamat PBB. Pemerintah RI menyatakan siap untuk berpartisipasi pada Tim Pengamat PBB jika tim itu dibentuk.

3. Pemerintah RI mendorong semua pihak agar memperbaharui proses dialog dan negosiasi guna mencari penyelesaian menyeluruh konflik Palestina – Israel.

4. Memperhatikan penderitaan yang tragis di Jalur Gaza saat ini, maka DK-PBB diharapkan untuk dapat memutuskan agar akses bagi bantuan kemanusiaan dapat dibuka seluas-luasnya.

5. DK-PBB perlu mengirimkan assessment team ke Jalur Gaza untuk menyaksikan dan melihat sendiri malapetaka yang kini tengah melanda bangsa Palestina, dan mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.

6. Seperti halnya pengalaman atas serangan militer Israel pada pertengahan tahun 2006, persatuan semua kelompok Palestina sangat mutlak diperlukan, karena itu rekonsiliasi antara pihak Hamas dan Fatah menjadi suatu keharusan karena perpecahan hanyalah menguntungkan pihak Israel dan menyebabkan malapetaka jatuhnya korban sipil yang tidak berdosa-khususnya anak-anak dan wanita-seperti yang disaksikan dunia saat ini.

Sumber : Deplu

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman