Siaran Pers
Road Show promosi peluang usaha dan investasi di jantung industri Jerman
Indonesia All Out sambut ITB Berlin 2010
Peneliti Max Planck Institute Jerman kagum dan terkesan dengan kehidupan masyarakat Papua yang semakin maju
Duta Besar RI di Jerman menjadi pembicara dalam diskusi panel "Asia and Europe - Partnership for the 21 Century" di Jacobs University Bremen
Badai salju tak halangi promosi wisata Indonesia
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Round-Up: WOC 2009 lahirkan Deklarasi Manado
WOC - 75 negara adopsi Deklarasi Kelautan Manado
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
- Berita -
 

31 Desember 2009

TELAH BERPULANG PEJUANG DEMOKRASI DAN PLURALISME INDONESIA

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak KH Abdurrahman Wahid, mantan Presiden Republik Indonesia (1999-2001) pada hari Rabu, 30 Desember 2009 sekitar pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

KH Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur berhasil mengemban amanat rakyat menggantikan Mantan Presiden Soeharto setelah melalui Pemilihan Umum yang dinilai sebagai Pemilu Demokratis Pertama selama lima dekade terakhir.

Alm. KH Abdurrahman Wahid lahir di Jombang pada 4 Agustus 1940. Semasa hidupnya Alm. Gus Dur memiliki pandangan moderat yang sangat instrumental dalam menggagas dialog Muslim-Kristen dan dalam upaya penghapusan berbagai restriksi dalam pelaksanaan budaya China di Indonesia.

Alm. Gus Dur merupakan tokoh sentral pada organisasi Nahdlatul Ulama (NU) salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang beranggotakan sekitar 40 ribu massa. Alm. Gus Dur juga membentuk Partai Kebangkitan Bangsa dan Wahid Institute sebagai penyaluran aspirasi politik dan berbagai visinya.

Selain sebagai salah satu tokoh nasional terkemuka, Alm. Gus Dur merupakan representasi dari tokoh Islam yang dinilai sangat demokratis. Alm. Gus Dur mampu membawakan warna Islam yang berbeda. Ia mampu merangkul kebersamaan dalam keberagaman. Selamat jalan Gus Dur, Selamat jalan pejuang demokrasi dan plurarisme Indonesia. Semoga tenang dalam istirahatmu yang terakhir.

Sumber: Deplu RI

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman