Siaran Pers
16 Mahasiswa Papua Siap Timba Ilmu di Jerman
Berlin Lakukan Bedah Buku Mengenai Seni Kontemporer Indonesia
Rasa Haru Iringi Pelepasan KRI Dewaruci di Bremerhaven
Poco-Poco Diplomacy dan Kedigdayaan Awak Kapal Dewaruci di Jerman
Wunderbar (Hebat) Penampilan KRI Dewaruci di Hari Perdana Sail Bremerhaven
Indeks Siaran Pers
 
Berita Sebelumnya
Indonesia-Germany Interfaith Dialogue and Promoting Acamedic Cooperation
Pernyataan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Penyergapan dan Aksi Kekerasan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara
Presiden umumkan 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II
Yudhoyono-Boediono resmi jadi presiden dan wakil presiden
Presiden apresiasi kesuksesan MOD
Indeks Berita
 
Links
Penyelenggara Negara
Media Masa Indonesia
Perwakilan RI di Luar Negeri
Organisasi Masyarakat
Pemerintah Jerman
-
 
Pencarian Data


powered by FreeFind
-
 
Jajak Pendapat
Kami menyajikan kolom jajak pendapat dengan pertanyaan : "Bagaimana menurut anda tentang website KBRI Berlin ?"
kirim pendapat
 
 
- Berita -
 

25 Juli 2008

JUBIR DEPLU : INDONESIA MENYATAKAN KECEWA TERHADAP KEPUTUSAN PERPANJANGAN KEMBALI LARANGAN TERBANG OLEH UNI EROPA

Pemerintah Indonesia menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan Komisi Uni Eropa (UE) yang memutuskan untuk memperpanjang kembali pelarangan terbang terhadap maskapai penerbangan Indonesia ke wilayah Uni Eropa. Pemri memandang pihak UE tidak memberikan respon yang sepadan dengan serangkaian usaha dan langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas maskapai penerbangan.

Indonesia telah memperbaiki 60% permasalahan yang ditemukan oleh ICAO (International Civil Aviation Organization) dan dari sisi kelayakan beberapa maskapai penerbangan RI bahkan telah memenuhi perbaikan yang diinginkan. Namun sangat disayangkan, sepertinya masih terdapat beberapa pertimbangan teknis dari UE untuk belum mencabut pelarangan terbang tersebut. Kekecewaan Indonesia terhadap keputusan larangan terbang tersebut sudah dikemukakan sejak saat keputusan dimaksud dikeluarkan (Juli 2007) karena dilakukan secara sepihak oleh UE tanpa adanya upaya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Jubir Deplu), Dr. Teuku Faizasyah dalam menanggapi pertanyaan wartawan mengenai masalah perpanjangan larangan terbang oleh Komisi Uni Eropa pada acara press briefing tanggal 25 Juli 2008 di ruang palapa, Deplu.

Jubir Deplu juga menjelaskan mengenai sambutan positif dari Pemerintah Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru terhadap hasil akhir Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia dan Timor Leste. Tanggapan ini diberikan secara terpisah oleh Menteri Luar Negeri masing-masing negara pada saat pertemuan bilateral dengan Menlu RI, Hassan Wirajuda di sela-sela pertemuan ASEAN Regional Forum pada tanggal 24 Juli 2008 di Singapura. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Australia juga mengemukakan kesiapannya untuk membantu implementasi rekomendasi hasil akhir KKP tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari KKP tersebut, Indonesia tengah menyiapkan rencana aksi dengan melibatkan departemen dan pihak terkait di Indonesia. Sedangkan untuk sosialisasi, telah dilakukan secara informal terhadap komponen-komponen di DPR RI yang terkait dan dengan lembaga swadaya masyarakat yang membidangi masalah HAM. Konsultasi hasil KKP ke DPR akan dilanjutkan setelah DPR kembali bersidang.

Selain kedua isu tersebut, dalam press briefing juga disinggung mengenai rencana kunjungan Menlu RI ke Iran untuk menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Gerakan Non Blok (GNB) ke-15, isu pemulangan TKI di Malaysia, inisiatif Indonesia untuk ketahanan pangan dan ratifikasi ASEAN Charter.

Sumber : Deplu RI

 

© 2001-2010 Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin - Jerman