| |
| 16
MAHASISWA PAPUA SIAP TIMBA ILMU
DI JERMAN |
| Kamis,
2 September 2010 |
Sebanyak
enam belas mahasiswa asal Papua
yang akan segera menempuh pendidikan
di Jerman diterima oleh Dubes
RI Berlin, Eddy Pratomo dan
jajaran staff KBRI pada Rabu,
1 September 2010. Dubes Pratomo
dalam kesempatan tersebut mengungkapkan
kegembiraannya dapat bertemu
dengan kader-kader calon pemimpin
bangsa asal Propinsi Papua.
Saya senang dan bangga dapat
berjumpa dengan anak-anak, dan
adalah menjadi tugas kami untuk
membina, mengawasi dan membimbing
anak-anak, demikian tutur Dubes
Pratomo.
|
| selengkapnya... |
|
|
|
| BERLIN
LAKUKAN BEDAH BUKU MENGENAI SENI
KONTEMPORER INDONESIA |
| Selasa,
31 Agustus 2010 |
Lebih
dari 30 orang warga Jerman yang
menghadiri acara Sarasehan ke
21 yang diselenggarakan oleh
KBRI Berlin mendengarkan dengan
antusias dan seksama presentasi
yang disampaikan oleh Frau Claudia
Seise, mantan penerima beasiswa
Darmasiswa Pemerintah RI pada
tahun 2005-2006.
|
| selengkapnya... |
|
|
|
| RASA
HARU IRINGI PELEPASAN KRI DEWARUCI
DI BREMERHAVEN |
| Senin,
30 Agustus 2010 |
Berbagai
lagu dimainkan oleh Drum Band
Gita Jala Taruna KRI Dewa Ruci,
mulai dari Besame Mucho, Tanjung
Perak, hingga Sail over Seven
Seas sebelum para awak kapal
menarik sauh dan bertolak dari
dermaga Bremerhaven ke samudera
luas yang siang itu (29/8) cerah
tidak seperti hari-hari sebelumya.
Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo,
Kepala Kanselerai KBRI Berlin,
Atase Pertahanan KBRI Berlin,
Acting Konjen KJRI adalah sebagian
diantara yang melepas kebarangkatan
sang Dewa Ruci, disamping warga
Bremerhaven dan masyarakat Indonesia
yang tinggal di Bremerhaven
dan sekitarnya, menuju tujuan
selanjutnya, Italia.
|
| selengkapnya... |
|
|
|
| POCO-POCO
DIPLOMACY DAN KEDIGDAYAAN
AWAK KAPAL DEWARUCI DI JERMAN |
| Sabtu,
28 Agustus 2010 |
Petikan
lagu Poco-Poco yang keluar dari
bibir vokalis Suara Bahari Band
mengiringi para Kadet KRI Dewa
Ruci memimpin para pengunjung
malam itu (26/8) menari bersama
dengan langkah poco-poco yang
riang, sederhana namun dinamis.
Selain di geladak kapal yang
disulap menjadi ajang pentas,
para awak kapal dengan seragam
tari juga sebagian turun ke
pinggir kapal mengajarkan gerakan
poco-poco memenuhi keinginan
para pengunjung Sail Bremerhaven
2010 yang tidak bisa naik ke
geladak karena membludaknya
pengunjung.
|
| selengkapnya... |
|
|
|
| WUNDERBAR
(HEBAT) PENAMPILAN KRI DEWARUCI
DI HARI PERDANA SAIL BREMERHAVEN |
| Kamis,
26 Agustus 2010 |
Hari
pertama dilaksanakannya Sail
Bremerhaven, ditandai dengan
penampilan Dewaruci yang menakjubkan
–orang Jerman bilang Wunderbar/Toll/Super-
dan menarik perhatian banyak
pengunjung yang berdesak-desakan
ingin mengetahui secara lebih
dekat dan mendalam mengenai
kapal layar yang telah menempuh
jarak beribu-ribu kilometer
untuk ikut serta dalam Sail
Bremerhaven tersebut. Para pengunjung
bahkan rela menunggu lama, dengan
sabar antri untuk mendapatkan
giliran naik ke kapal, menunggu
sebagian pengunjung yang sudah
berada di atas turun.
|
| selengkapnya... |
|
|
|
|
|